Breaking News

Presiden Jokowi: Pinjam Dana Bank Wakaf Mikro Jangan Untuk Ngemall


Komando Bhayangkara - Presiden RI Joko Widodo meminta agar para nasabah Bank Wakaf Mikro disiplin membayar angsuran dan tidak untuk membeli barang-barang yang bukan keperluan usaha. Dana pinjaman tanpa agunan dan ganpa bunga tersebut hanya digunakan untuk modal atau mengembangkan usaha.

"Kalau dapat bantuan pinjaman dari Bank Wakaf Mikro, harus disiplin mengangsurnya. Kalau disiplin pinjaman akan bisa ditambah lagi dari Rp1 juta menjadi Rp2 juta atau Rp3 juta agar usahanya berkembang. Tapi jangan sampai dapat bantuan pinjaman Rp1 juta buat jalan-jalan ke mall, tengok sana tengok sini ada tas baru dipakai untuk beli," kata Jokowi di Ponpes Salaf APIK Kaliwungu Kendal, Senin (20/12/2019).

Dalam kunjungan kerja dengan agenda peluncuran Bersama Bank Wakaf Mikro Pondok Pesantren Salaf APIK Kaliwungu dan Ponpes Al Fadllu Kendal itu, hador pula Menteri Agama Fachrul Razi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wisnutama Kusubandio, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Bupati Kendal Mirna Anissa, para pengasuh pesantren, serta Forkopimda Provinsi Jateng.

Di hadapan ratusan pelaku UMKM, pengasuh ponpes, santri, dan masyarakat umum, Presiden menjelaskan Bank Wakaf Mikro tidak memakai agunan atau jaminan, karena syarat mengajukan bantuan pinjaman dana adalah orangnya dapat dipercaya. 

Kebijakan tersebut merupakan upaya pemerintah membuka akses keuangan yang mudah bagi masyarakat yang membutuhkan modal untuk mengembangkan usah

"Bantuan pinjaman Bank Wakaf Mikro hanya dipakai untuk modal usaha dan modal kerja. Setelah mendapatkan keuntungan maka laba usaha bisa dipakai untuk keperluan lainnya. Apabila dana pinjaman modal usaha justru digunakan untuk berbelanja barang-barang bukan keperluan usaha atau kerja maka pasti akan kesulitan membayar angsuran," pintanya.

Disebutkan, saat ini sebanyak 56 Bank Wakaf Mikro yang tersebar di pondok pesantre  di Tanah Air, termasuk di Pondok Pesantren Salaf APIK Kaliwungu Kendal dan Ponpes Al Fadllu Kendal. Puluhan Bank Wakaf Mikro itu telah menjangkau sebanyak 25.000 usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), dengan dana bantuan pinjaman yang disalurkan sebesar Rp34 miliar. 

"Tidak lama lagi akan dibuka 50 Bank Wakaf Mikro di pondok pesantren di berbagai daerah di Indonesia. Apabila ada keinginan-keinginan untuk membesarkan usaha-usaha yang ada di masyarakat bisa melalui Bank Wakaf Mikro, jangan sampai pinjamnya ke rentenir. Hati-hati," pintanya. 

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso menyebutkan, Bank Wakaf Mikro ini merupakan kerjasama donatur, Lembaga Amal Zakat Infaq dan Sedekah (Lazis), serta para pengasuh pondok pesantren dalam memberikan akses kepada masyarakat atas pembiayaan tanpa bunga atau hanya dikenai adminiatrasi 3 persen per tahun.

"Ini merupakan platform pembianaan umat dimana saat ini pompes lebih mengedepankan pada akidah. Nmun dengan kehadiran Bank Wakaf Mikro ini, akan memberikan khasanah baru untuk pembinaan kegiatan ekonomi. Ini bukan satu -satunya upaya pemerintah bersama OJK tetapi kita akan sinergikan dengan upaya pembuatan ekosistem pembinaan pengembangan UMKM," bebernya.

Menurutnya, tidak sedikit pelaku UMKM tidak mempunyai izin usaha, tidak memiliki pembukuan, tidak punya NPWP, sehingga kalau datang ke bank pasti ditolak. Namun dengan Bank Wakaf Mikro, semua akan dilayani sama dan ini pelayanannya tentunya dengan tatap muka atau langsung.

"Melalui tatap muka saat mengajukan pinjaman modal usaha, maka dapat diketahui identitas calon nasabah. Selain itu juga dilakukan pembinaan melalui pertemuan lingkungan dengan pengajian. Sebagai contoh kalau meminjam Rp1 juta sebagai pemula cukup membawa uang Rp28.000 setiap minggu. 

Dalam setiap pertemuan ada pembinaan mulai dari produksi sampai dengan pemasarannya, termasuk cara membuat stiker, bagaimana berhubungkan dengan perusahaan penampung, badan usaha milik desa, dan tidak menutup kemungkinan semua produk yang dipasarkan bisa ditawarkan melalui internet dengan jaringan nasional maupun global. 
Presiden Jokowi: Pinjam Dana Bank Wakaf Mikro Jangan Untuk Ngemall Presiden Jokowi: Pinjam Dana Bank Wakaf Mikro Jangan Untuk Ngemall Reviewed by Admin on Rating: 5

Tidak ada komentar