Breaking News

Forkopimda Jember Rencanakan JSG Sebagai Tempat Karantina Covid 19 Di Kabupaten Jember

loading...

Komando Bhayangkara – Seperti yang terjadi didaerah-daerah lainnya, Kabupaten Jember pun bersiaga dalam memerangi covid 19, berbagai kemungkinan apabila terjadi, perlu adanya rujukan rumah sakit darurat maupun  ruang isolasi yang mencukupi dalam penanganannya.

Untuk itu sejak Minggu 22/03/2020 dan hari ini Senin 23/03/2020 Bupati Jember Faida bersama Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin, Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono,  Kepala RS Baladhika Husada Letkol Ckm dr Maksum Pandelima, Dinas Kesehatan dan jajaran terkait, melakukan inspeksi ke Jember Sport Garden (JSG) untuk dijadikan  rumah sakit darurat covid 19 dan ruang isolasi atau karantina.

Seluruh ruangan di JSG akan dimanfaatkan untuk ruang perawatan maupun ruang isolasi, hal ini mengantisipasi adanya lonjakan pasien, karena covid 19 ini mudah sekali menular pada orang-orang disekitar kita.

Dalam wawancaranya, Bupati Jember Faida menjelaskan bahwa JSG  ini kita rencanakan untuk Ruang karantina, kita untuk suberdaya tenaganya tidak mengambil dari rumah sakit atau Puskesmas yang sudah overload pekerjaannya, kita akan optimalkan TNI Polri sebagai tenaganya.

JSG ini merupakan satu-satunya tempat yang layak, dengan kapasitas sekitar 500 tempat tidur, dan kita akan tegas memutus mata rantai penularan covid 19, orang-rang yang masuk karantina ini adalah orang dalam pemantauan (ODP) dan orang dalam resiko (ODR) saja.

Untuk itu kita mengajak semua pihak, Pak Dandim, Pak Kapolres bahwak Kepala Rumah Sakit Baladhika Husada, untuk memnatu proses penyiapannya, kita inventarisir dahulu kebutuhan prasarana dan sumberdaya manusianya, secepat mungkin sehingga ruang karantina ini  dapat segera kita siagakan. Kata Bupati Jember Faida.

Sementara itu Sekretaris Komisi D DPRD Jember Nur Hasan dalam wawancaranya menyampaikan bahwa sejak Senin 16/03/2020 kemarin kita sudah memanggil seluruh kepala rumah sakit, untuk langkah antisipasi di Kabupaten Jember, sejak saat itu sebenarnya kita inginkan orang yang masuk ODP ini kita karantina, namun karena segala sesuatunya belum memungkinkan, dan saat ini dengan JSG ini ditetapkan sebagai ruang karantina saya kira perlu kita dukung bersama. 

Demikian halnya Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin, saat kami wawancarai menyampaikan bahwa rumah sakit darurat ini nanti tetap dipersiapkan baik prasarananya maupun sumberdaya manusianya, namun demikian kita semua berharap rumah sakit  ini tidak sampai digunakan, kita berharap Jember aman dari covid 19. (Siswandi)

loading...

Tidak ada komentar