Breaking News

Kaderisasi Terbaik, IPM Jateng Diharapkan Jadi Teladan Organisasi Pelajar


Komando Bhayangkara - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan, kader-kader Pelajar Muhammadiyah (IPM) Jateng dinilai menonjol di tingkat nasional. Para generasi muda Muhammadiyah itu diharapkan menjadi teladan bagi organisasi-organisasi pelajar lainnya. 

"IPM Jateng dinilai menonjol, berkontribusi bagus, dan paling baik di kaderisasi, ini harus terus dikembangkan. IPM Jateng harus memberi teladan yang baik bagi organisasi-organisasi pelajar lainnya," ujar Taj Yasin di sela pembukaan Seminar Konferensi Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Jawa Tengah di Pendapa Kecamatan Bumiayu Brebes, Jumat (6/3/2020). 

IPM merupakan generasi penerus organisasi sekaligus penerus pimpinan bangsa ini, maka harus mampu mengembangkan dan meningkatkan literasi. Karena dari membaca, akal manusia diisi ilmu, sehingga literasi yang diperoleh di sekolah dan lembaga-lembaga pendidikan lainnya mengantarkan pada akhlak dan perilaku manusia. 


Ia berharap, dalam pelaksanaa  konferensi wilayah ini tidak hanya mengoreksi atau mengevaluasi perjalanan organisasi selama satu periode, melainkan juga merancang program untuk pijakan kinerja IPM kedepan. Program yang semakin memajukan organisasi dan berkontribusi pada bangsa.

"Salah satunya yaitu mengembangkan budaya literasi dalam hal ini literasi membaca dan menulis. Program gerakan literasi keilmuan yang diangkat tahun ini bisa diteruskan ke generasi sekarang dan yang akan datang" katanya.

Menurutnya, dalam tubuh manusia terdapat akal dan kecerdasan. Namun kecerdasan tidak muncul begitu saja, termasuk gagasan, kreativitas, dan keilmuan lainnya tanpa membaca. Ketika akal manusia memiliki beragam literasi, maka harus diamalkan atau diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

"Saya nitip kepada adik-adik pelajar, taati dan hormatilah guru karena itu kunci sukses kita. Jika kalian hormat pada guru, sukses dalam organisasi dan pendidikan maka jabatan wakil gubernur akan mudah diraih. Saya tidak ingin ada kasus kekerasan atau perundungan antarpelajar maupun pelajar dengan guru," pintanya.

Sekretaris Jenderal Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Pusat Muhammad Furqon Ramli mengatakan, kader IPM Jawa Tengah menjadi ikon pergerakan IPM di Indonesia. Karenanya tidak sedikit kader IPM dari berbagai daerah di Jateng menempati posisi strategis di kepengurusan IPM Pusat.


"Pelajar Muhammadiyah dapat memberikan sumbangsih besar kepada organisasi dan bangsa, termasuk IPM Jateng. Sesuai tema konferensi yang diangkat, yaitu 'Spirit Literasi Berkeadaban Sebagai Manifesto Gerakan Keilmuan IPM Jateng yang Berkemajuan," terangnya. 

Ia mengatakan, gerakan-gerakan pelajar Muhammadiyah di berbagai wilayah akan menghasilkan karya - karya yang diputuskan dalan konferensi nasional. Terlebih IPM yang didirikan pada tahun 1961 lahir karena karyanya dan tidak bisa diungkiri bahwa berbagai karya Muhammadiyah juga dilahirkan oleh pelajar. 

"Kami mengapresiasi agenda aksi Muhammadiyah. Pada forum ini, teman kami aksn kembali mengkonsolidasikan dan menbahas berbagai gagasaan dan arah pergerakan tahun ini dan tahun-tahun yang akan datang, berdiskusi tentang kriteria pimpinan serta menyangkut gerakan literasi," bebernya.

Ia menjelaskan, gerakan literasi penting untuk diangkat pada konferensi tahun ini. Apalagi dalam Islam pertama yang disampaikan Allah kepada Nabi Muhhammad adalah iqro atau membaca. Secara tidak langsung Allah memberikan isyarat kepada Nabi Muhammad bahwa akan ada peradaban yang membutuhkan semangat dan budaya membaca. 

Kaderisasi Terbaik, IPM Jateng Diharapkan Jadi Teladan Organisasi Pelajar Kaderisasi Terbaik, IPM Jateng Diharapkan Jadi Teladan Organisasi Pelajar Reviewed by Admin on Rating: 5

Tidak ada komentar