Breaking News

Paham Social Distancing, Tapi Tak Mudah Dilaksanakan


Komando Bhayangkara - Sejak ditemukannya kasus virus corona di Indonesia, pemerintah gencar mensosialisasikan social distancing dan physical distancing, atau menjaga jarak saat berinteraksi dengan orang lain. Cara ini merupakan bentuk usaha non-farmasi untuk mengontrol penyebaran wabah covid-19 dan dianggap efektif karena penularannya bukan dari udara. 

Setelah sekitar satu bulan istilah social distancing sering muncul, hampir seluruh kalangan masyarakat paham dengan tindakan yang harus dilakukan. Namun dalam kenyataannya, social distancing tidak mudah dilakukan. Bisa karena pekerjaan, ataupun kedekatan hubungan dengan seseorang. Seperti yang diungkapkan warga Kota Semarang bernama Sumartini.

"Kalau ndak kenal, kita takut sekarang buat dekat-dekat. Tapi kalau sama saudara, ya nggak usah jauh-jauh. Kita kan kenal dia," ujar ibu dua anak itu saat ditemui pada kegiatan pembagian makan siang gratis di depan Kantor Gubernur, Sabtu (04/04/2020)

Umi, warga Purwodadi, sepakat dengan yang disampaikan Sumartini. Dia yang sehari-hari bekerja sebagai tukang parkir di Kawasan Simpang Lima Semarang menuturkan, jika tidak kenal dengan seseorang, maka saat berinteraksi harus menggunakan masker dan menjaga jarak. Tetapi apabila sudah kenal, berdekatan pun tidak terlalu dirisaukan olehnya. 


"Kalau kenal, kita tahu dia sedang sakit atau tidak," ujarnya

Sementara itu, Nur warga Lempongsari Semarang mengatakan, agar tidak tertular virus corona, yang terpenting setiap individu bisa menjaga diri. Caranya dengan menjaga hidup bersih dan menjaga jarak saat berkomunikasi dengan orang lain.

"Yang penting kita bisa menjaga diri. Artinya, menjaga hidup bersih dan bisa menjaga jarak aman, " kata dia.

Nur menambahkan, dia berterima kasih atas penyelenggaraan kegiatan pembagian nasi kotak gratis oleh Pemprov Jawa Tengah. Bantuan itu meringankan pengeluarannya yang hanya bekerja sebagai tukang parkir. Namun, dia akan lebih senang, apabila pemerintah juga memberi bantuan berupa paket sembako.

"Sejak Kawasan Simpang Lima ditutup pada malam hari, penghasilan saya juga hilang. Saya ingin pemerintah juga memberikan bantuan sembako, " harapnya.

Paham Social Distancing, Tapi Tak Mudah Dilaksanakan Paham Social Distancing, Tapi Tak Mudah Dilaksanakan Reviewed by Admin on Rating: 5

Tidak ada komentar