Breaking News

Covid Membuat Tidak Ada Bangsa Merasa Besar


Komando Bhayangkara -  Pandemi Covid - 19 yang melanda hampir seluruh negara di dunia, membuat tidak ada bangsa yang merasa besar. Sebab, mereka sudah merasakan dampak buruk yang hebat di berbagai sendi kehidupan. 

"Rasulullah pernah mengatakan, bahwa wabah adakalanya menjadi rahmad. Maka kita harus bersyukur juga dengan adanya pandemi covid, karena membuat tidak ada bangsa yang merasa besar. Yang ada, siapa yang bisa menakhlukkan covid, dialah sebagai pemenang," tuturnya dalam kegiatan Silaturrahim Kebhinnekaan bersama Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Habin Luthfi bin Yahya di Pendapa Dipayudha Banjarnegara, Kamis (17/09/2020).


Berdasarkan hal tersebut, pihaknya meminta agar seluruh elemen masyarakat bangkit mengatasi covid 19. Menjalankan protokol kesehatan, mutlak dilakukan, dan diiringi dengan mawas diri sebagai garda terdepan.  Kedua faktor itu yang akan menjadi dasar terbukanya roda perekonomian.

Perbedaan yang kerapkali muncul, imbuh Wagub, adalah hal biasa karena itu sudah sunatulllah. Perbedaan tidak boleh sampai menimbulkan perselisihan atau bahkan melukai pihak lain. 

"Kita harus saling menghormati. Kita harus memiliki pemikiran bahwa pemikiran kita belum tentu diterima orang lain. Dari situlah perbedaan akan menjadi rahmad," tuturnya.


Mengutip pesan dari Habib Luthfi bin Yahya, Wagub menyampaikan, kehidupan diibaratkan seperti  berbagai alat musik. Jika ingin mencapai satu tujuan dan ada kesepakatan, maka akan tercipta irama yang indah.

"Maka perbedaan itu ya kita warnai untuk bersama-sama membangun negara Republik Indonesia, menjadi negara Baldatun Thoyyibatun Wa Rabbun Ghofur, Gemah Ripah Loh Jinawi," pungkasnya.

Covid Membuat Tidak Ada Bangsa Merasa Besar Covid Membuat Tidak Ada Bangsa Merasa Besar Reviewed by Admin on Rating: 5

Tidak ada komentar