Breaking News

Cegah Pernikahan Dini Tanggung Jawab Semua Pihak


Komando Bhayangkara - Ketua Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Jawa Tengah Nawal Nur Arafah Yasin mengatakan, angka kasus pernikahan dini di Jawa Tengah cukup tinggi, bahkan masuk 22 provinsi dengan angka pernikahan dini di atas nasional. Kondisi tersebut merupakan tanggungjawab bersama dan butuh keterlibatan banyak pihak, termasuk organisasi-organisasi perempuan. 

"Untuk mencegah pernikahan usia anak perlu dilakukan gerakan bersama dan butuh keterlibatan banyak pihak karena kita mempunyai satu prinsip yang sama, yaitu seperti perintah Allah yang jelas mewanti-wanti kita jangan sampai kita meninggalkan generasi yang lemah, baik lemah kesejahteraannya maupun lainnya"ujar Nawal saat menyampaikan keynote speaker webinar di Rumah Dinas Wakil Gubernur Jateng, Sabtu (24/10/2020).

Dalam webinar bertema "Dampak Pernikahan Dini di Masa Pandemi COVID-19 Terhadap Kelangsungan Keluarga Sakinah, Mawadah, Waromah" istri wakil gubernur Jateng itu mengajak semua pihak terutama organisasi-organisasi perempuan di Indonesia untuk bersama-sama mewujudkan generasi bangsa yang berkualitas, tangguh, dan luar biasa. Sebab salah satu efek negatif pernikahan dini adalah membuka celah yang lebar menghasilkan keturunan yang lemah. 

Berbagai langkah dilakukan pemerintah provinsi untuk menurunkan angka pernikahan usia anak. Diantaranya menerbitkan Perda Ketahanan Keluarga pada tahun 2018. Dengan adanya Perda ini diharapkan kualitas keluarga yang baik akan tercapai dan dengan perencanaan yang baik, termasuk perencanaan menikah.

"Selain itu juga menyelenggarakan program Sekolah Virtual. Adanya program yang belum lama diluncurkan Pak Gubernur Ganjar Pranowo, maka anak-anak di berbagai daerah di Jateng, terutama dari keluarga tidak mampu mempunyai kesempatan melanjutkan pendidikan lebih tinggi," jelasnya. 

Upaya pencegahan lainnya, lanjut Nawal, yaitu menggandeng berbagai instansi seperti Dinas Kesehatan melalui program pelayanan kesehatan peduli remaja, Usaha Kesehatan Sekolah, Posyandu Remaja. Selain itu penyuluhan pencegahan perkawinan anak di ponpes dan madrasah yang diselenggarakan Kemenag, serta keterlibatan Dinas Pendidikan dengan memasukkan materi tentang reproduksi dan dampak perkawinan anak. 

"Juga mengadakan sosialisasi pencegahan perkawinan anak di Karang Taruna yang diselenggarakan Dinas Sosial, kemudian PKK melalui dasa wisma sosialisasi webinar pengasuhan bekerjasama dengan lembaga masyarakat, tokoh agama, komunitas milenial, komunitas anak, dan sebagainya," jelasnya. 

Senada dengan Nawal, Ketua Umum Pengurus Pusat Wanita Islam Marfuah Musthofa mengajak para wanita Islam di berbagai daerah terus mengembangkan diri dan aktif mengedukasi masyarakat sehingga menjadi paham tentang risiko dan dampak buruk dari pernikahan dini. 

Menurutnya, banyak faktor penyebab terjadinya pernikahan di bawah usia anak, salah satunya akibat insiden hamil di luar nikah. Maka peran semua pihak sangat dibutuhkan untuk mencegah pernikahan dini yang terjadi akibat hamil di luar nikah, faktor kemiskinan, ataupun faktor lainnya. 

"Ada pula pernikahan dini karena insiden. Ini adalah tanggung jawab bersama. Kita sebagai wanita Islam harus hadir di tengah masyarakat dan ikut menciptakan rasa aman masyarakat, mengedukasi dan memberikan pengarahan kepada generasi muda tentang risiko dan dampak buruk dari pernikahan dini, serta dampak budaya pergaulan bebas di kalangan anak muda," pintanya. 

Ia mencontohkan kasus prostitusi di bawah umur yang marak di daerah Cilacap, Kebumen dan sekitarnya. Bedasarkan berita di Harian Republika sekitar tahun 2010, tidak sedikit anak usia SMP menjajakan diri hingga banyak yang terpaksa menikah pada usia karena hamil. 

"Ini harus menjadi perhatian kita semua, menjadi ortu yang arif bijaksana dan melek teknologi informasi. Sehingga bisa mengecek apa yang dilakukan putra-putri kita dengan gadgetnya. Mari kita bersama-sama melakukan amar ma"ruf nahi munkar dengan cara-cara yang baik," pintanya.
Cegah Pernikahan Dini Tanggung Jawab Semua Pihak Cegah Pernikahan Dini Tanggung Jawab Semua Pihak Reviewed by Admin on Rating: 5

Tidak ada komentar