Breaking News

Kalau Ada Yang Sakit (Covid) di Ponpes, Terbuka Saja

 


Komando Bhayangkara - Stigma negatif yang melekat di masyarakat ketika mengetahui seseorang terkena covid - 19, membuat penderita enggan berterus terang. Hal ini terjadi pula di pondok pesantren. Ketika pondok pesantren terbuka ada warganya yang sakit, mereka khawatir pondoknya mendapat stempel negatif.

Wakil Gubernur Jawa Tengah H Taj Yasin Maimoen menegaskan, bahwa wabah penyakit (thoun) sudah ada sejak zaman Rasulullah. Covid 19 termasuk thoun. Rasulullah mengatakan, wabah penyakit diturunkan Allah sebagai adzab kepada orang-orang yang dikehendaki. Artinya semua orang berpotensi terkena. Dan Rasulullah menjelaskan, kaum mukmin yang terjangkit, terjangkitnya menjadi rahmat.

"Saya berharap kalau ada yang sakit jangan ditutup. Terbuka saja. Sehingga kita bisa memilah siapa yang sakit harus dikarantina," tandas Taj Yasin saat berkunjung di Pondok Pesantren Safinatun Najah Tunjungan Blora, Jumat (06/11/2020).

Menurut Wagub, masa karantina 15 hari itu tidak lama. Asal taat, kondisi tubuh bisa segera pulih. Selama itu pula akan dilakukan evaluasi oleh tim kesehatan daerah setempat. Sehingga, warga pondok yang sakit tidak perlu dipulangkan ke daerah asal. 

"Pondok diliburkan sementara, yang sakit nggak usah dipulangkan, dievaluasi selama 15 hari, kalau sudah tidak ada penularan lagi, mangga aktivitas lagi, tapi ya jaga protokol kesehatan," pesannya

Khusus pondok, selain menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan dengan sabun, satu lagi yang harus dilaksanakan adalah perketat keluar masuk warga sekitar ke pondok. Ditegaskan Taj Yasin, tujuannya bukan untuk melarang tapi menjaga para santri, utamanya para kyai agar tidak tertular covid 19. 

Setelah melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Safinatun Najah, Wagub menuju Ponpes An-Nur di Kunduran Blora. Di hadapan pengasuh pondok pesantren dan para santri, wagub mengatakan, dalam setiap kunjungan kerja ke daerah, pihaknya menyempatkan ke pondok-pondok pesantren. Tujuannya mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan agar terbangun awareness untuk menjaga para kyai tetap sehat. Pihaknya prihatin, selama 8 bulan covid melanda Indonesia, sudah sekitar 100 kyai meninggal karena terpapar covid.
Kalau Ada Yang Sakit (Covid) di Ponpes, Terbuka Saja Kalau Ada Yang Sakit (Covid) di Ponpes, Terbuka Saja Reviewed by Admin on Rating: 5

Tidak ada komentar